Artikel & Jurnal

Baca artikel terbaru seputar psikologi anak, parenting, dan kesehatan mental

Burnout dan Romantisasi Hustle Culture pada Usia Produktif24 Okt 2026

Burnout dan Romantisasi Hustle Culture pada Usia Produktif

Ada masa ketika “sibuk” hanya berarti memiliki banyak pekerjaan. Kini, kesibukan sering kali diperlakukan seperti simbol keberhasilan. Bangun lebih pagi, bekerja hingga larut malam, mengambil pekerjaan tambahan, mengikuti berbagai kegiatan, membalas pesan pekerjaan di luar jam kerja, lalu mengunggah semuanya ke media sosial seolah-olah kelelahan merupakan bukti bahwa seseorang sedang membangun masa depan.

Baca Selengkapnya arrow_forward
Bukan Hanya Sesak di Paru, tetapi Juga di Pikiran01 Okt 2026

Bukan Hanya Sesak di Paru, tetapi Juga di Pikiran

Bagi masyarakat di Kalimantan dan Sumatera, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan sekadar berita yang muncul di layar televisi atau media sosial. Ketika asap mulai memenuhi udara, langit berubah, aktivitas luar ruang dibatasi, dan kualitas udara harus dipantau dari waktu ke waktu, bencana ekologis perlahan masuk ke dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Selengkapnya arrow_forward
Menelisik Beban Kesehatan Mental Generasi Sandwich yang Dibersamai Tekanan Ekonomi Struktural01 Okt 2026

Menelisik Beban Kesehatan Mental Generasi Sandwich yang Dibersamai Tekanan Ekonomi Struktural

Menjadi dewasa sering kali dibayangkan sebagai fase ketika seseorang akhirnya dapat menentukan hidupnya sendiri. Bekerja, memiliki penghasilan, membangun keluarga, dan mengejar cita-cita seolah menjadi gambaran kehidupan yang ideal. Namun, bagi sebagian orang, kedewasaan justru datang bersama tanggung jawab yang berlapis. Mereka harus membiayai kehidupan sendiri, membantu orang tua, sekaligus memenuhi kebutuhan pasangan dan anak.

Baca Selengkapnya arrow_forward
Tren "Mindfulness" vs Realitas Sosial & Privilege Mental Illness01 Okt 2026

Tren "Mindfulness" vs Realitas Sosial & Privilege Mental Illness

Ada masa ketika kesehatan mental dibicarakan sebagai sesuatu yang hampir sepenuhnya personal. Ketika seseorang cemas, ia diminta mengatur pikirannya. Ketika lelah, ia disarankan beristirahat. Ketika kewalahan oleh berita buruk, ia diminta mengambil jeda. Belakangan, salah satu kata yang paling sering muncul dalam percakapan tersebut adalah mindfulness.

Baca Selengkapnya arrow_forward
Menolak Menjadi Domba: Pentingnya Menjaga Kewarasan di Tengah Arus Viral30 Sep 2026

Menolak Menjadi Domba: Pentingnya Menjaga Kewarasan di Tengah Arus Viral

Sesuatu yang viral di media sosial sering kali terasa seperti sesuatu yang benar. Ribuan komentar mengatakan hal yang sama. Jutaan orang menonton video yang sama. Sebuah tagar memenuhi linimasa. Pada akhirnya, muncul kesan bahwa "semua orang" sedang membicarakannya. Lalu tanpa sadar, kita ikut berkomentar, membagikan, bahkan menghakimi sebelum sempat bertanya, benarkah?

Baca Selengkapnya arrow_forward
Religious Trauma dan Jejak Patriarki dalam Kehidupan Psikologis30 Sep 2026

Religious Trauma dan Jejak Patriarki dalam Kehidupan Psikologis

Agama sering kali hadir sebagai tempat manusia mencari makna ketika hidup terasa berat. Ia menawarkan pengharapan, nilai moral, komunitas, dan perasaan bahwa seseorang tidak menghadapi kehidupannya seorang diri. Namun, pengalaman beragama tidak selalu dirasakan demikian oleh semua orang.

Baca Selengkapnya arrow_forward