Artikel & Jurnal

Baca artikel terbaru seputar psikologi anak, parenting, dan kesehatan mental

Karnaval Kemerdekaan KB-TK Alif Zalfa Naqiyya: “Anak Ceria, Indonesia Jaya, Merdeka Selamanya”27 Sep 2026

Karnaval Kemerdekaan KB-TK Alif Zalfa Naqiyya: “Anak Ceria, Indonesia Jaya, Merdeka Selamanya”

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, KB-TK Alif Zalfa Naqiyya turut berpartisipasi dalam kegiatan Karnaval Kemerdekaan yang dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026, bertempat di Gelora Kadrie Oening Sempaja, Samarinda.

Baca Selengkapnya arrow_forward
Kunjungan Edukatif KB-TK Alif Zalfa Naqiyya ke Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur: Menguatkan Literasi Sejak Dini27 Sep 2026

Kunjungan Edukatif KB-TK Alif Zalfa Naqiyya ke Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur: Menguatkan Literasi Sejak Dini

KB-TK Alif Zalfa Naqiyya melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa, 22 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya satuan pendidikan dalam mengenalkan budaya literasi kepada anak sejak usia dini melalui pengalaman belajar yang menyenangkan, kontekstual, dan bermakna.

Baca Selengkapnya arrow_forward
Wahai Ibu Pertiwi, Kami Sudah Lelah Menanggung Luka Kolektif17 Sep 2026

Wahai Ibu Pertiwi, Kami Sudah Lelah Menanggung Luka Kolektif

Ada masa ketika membuka berita merupakan cara untuk mengetahui keadaan negeri. Kini, membuka berita terkadang terasa seperti membuka pintu menuju kecemasan baru. Belum selesai masyarakat mencerna satu persoalan, persoalan lain muncul. Belum selesai mempertanyakan sebuah kebijakan, muncul kebijakan lain yang kembali mengundang perdebatan. Di tengah derasnya informasi mengenai ekonomi, politik, hukum, hingga pelayanan publik, masyarakat tidak hanya berhadapan dengan persoalan negara, tetapi juga dengan konsekuensi psikologis dari terus-menerus menyaksikannya.

Baca Selengkapnya arrow_forward
Saat “Kurang Iman” Menjadi Jawaban atas Penderitaan10 Sep 2026

Saat “Kurang Iman” Menjadi Jawaban atas Penderitaan

Setiap kali kabar tentang seseorang yang meninggal karena bunuh diri muncul, masyarakat kembali dihadapkan pada pertanyaan yang sama, mengapa tidak ada yang mengetahui bahwa ia sedang mengalami masalah? Mengapa keluarga, teman, atau orang-orang di sekitarnya tidak menyadarinya? Pertanyaan tersebut penting, tetapi ada pertanyaan lain yang tidak kalah penting yaitu, apakah kita selama ini telah menciptakan lingkungan yang cukup aman bagi seseorang untuk mengatakan bahwa dirinya sedang tidak baik-baik saja?

Baca Selengkapnya arrow_forward
Serumah, tetapi Tak Lagi Merasa di Rumah: Dinamika Anak Mengalami Alienasi dalam Keluarga07 Sep 2026

Serumah, tetapi Tak Lagi Merasa di Rumah: Dinamika Anak Mengalami Alienasi dalam Keluarga

Ada anak-anak yang setiap hari masih duduk di meja makan yang sama dengan orang tuanya, tidur di rumah yang sama, pergi ke sekolah dengan bekal yang disiapkan dari dapur yang sama, tetapi tidak lagi merasa bahwa rumah adalah tempat untuk pulang. Mereka hadir secara fisik, tetapi perlahan menghilang secara emosional dari keluarganya sendiri.

Baca Selengkapnya arrow_forward
Hedonisme di Tengah Ketimpangan: Ketika Kemewahan Pejabat Menjadi Luka Sosial07 Sep 2026

Hedonisme di Tengah Ketimpangan: Ketika Kemewahan Pejabat Menjadi Luka Sosial

Ada sesuatu yang berubah ketika kemewahan tidak lagi sekadar menjadi urusan pribadi, melainkan hadir di tengah simbol kekuasaan. Sebuah perjalanan ke luar negeri, kendaraan mahal, pesta ulang tahun, pakaian bermerek, atau unggahan kehidupan serba berkecukupan mungkin saja merupakan bagian dari pilihan hidup seseorang. Namun, ketika pemilik gaya hidup tersebut berada dalam lingkar keluarga pejabat publik, kemewahan itu dapat memperoleh makna sosial yang berbeda. Ia tidak lagi hanya dibaca sebagai persoalan selera, melainkan dapat dibaca sebagai representasi tentang “siapa yang memiliki akses, siapa yang menikmati privilege, dan seberapa jauh jarak antara elite dengan masyarakat yang mereka wakili. “

Baca Selengkapnya arrow_forward